Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital dan transformasi digital terhadap kinerja pegawai pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur. Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan efisiensi layanan publik dan reformasi birokrasi berbasis digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, melibatkan 68 orang pegawai sebagai responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tertutup berbasis skala Likert 5 poin, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan pada Maret–April 2025 secara daring melalui Google Formulir. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan software SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 25, disertai pengujian asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital (t = 2,970; sig. = 0,004) dan transformasi digital (t = 2,707; sig. = 0,009) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 9,615; sig. = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R² = 0,228), yang berarti 22,8% variasi kinerja dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan keterampilan digital serta implementasi transformasi digital yang berkelanjutan menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi birokrasi di lingkungan pemerintahan.
Copyrights © 2025