Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif pola konsumsi masyarakat melalui fenomena FOMO. Analisisnya bisa dipakai pada pengambilan keputusan masyarakat dalam konsumsi apakah sebagai pemenuhan kebutuhan atau sudah mengalami pergeseran makna. Metode penelitian: bersifat kualitatif menganalisis dinamikia pola konsumsi masyarakat melalui fenomena FOMO dengan teori masyarakat konsumsi. Jenis penelitian: penelitian literature dan lapangan. Sebagai sampel adalah GenZ di IAIN Ponorogo karena mereka mewakili masayarakat yang sering terkena FOMO. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan kritis. Hasil: Fenomena FOMO sudah menjalar pada dunia kecantikan, style hijab, olahraga, maupun kuliner. Masyarakat terlihat sibuk dalam memenuhi standar hidup seperti apa yang mereka tonton. Beberapa motif pembelian setelah dilakukan wawancara dan observasi ke informan karena FOMO adalah bandwagon effect, virtue signaling, citra diri. Sehingga terdapat pergeseran makna dalam berkonsumsi. Kesimpulan: Meskipun FOMO ini tetap ada dampak positifnya seperti menjadikan manusia dinamis dalam berkonsumsi, serta kreatifitas dan inovasi yang selalu dituntut bertumbuh kembang, namun disi lain jika dalam diri manusia tidak dibentengi dengan ilmu agama yang kuat bisa menyebabkan mereka terjerumus pada pusaran jurang FOMO atau ikut-ikutan yang tidak berkesudahan yang tanpa manfaat.
Copyrights © 2025