Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak didugasebelumnya yang merupakan penyebab terhambatnya proyek kontruksi. Menurutdata statistik BPJS ketenagakerjaan jumlah kecelakaan kerja pada tahun 2024mencapai 115.120 kasus. Jumlah kecelakaan kerja tersebut sebagian besar atausekitar 65,18% terjadi di dalam perusahaan saat bekerja, sedangkan 10,35% terjadidiluar perusahaan dan 21,20% merupakan kecelakaan lalu lintas yang dialamipekerja. Objek yang akan dibahas adalah tingkat kecelakaan kerja pada proyekkonstruksi perumahan dari objek tersebut akan di analisis tingkat kecelakaan kerjapada proyek konstruksi perumahan dengan menggunakan metode Analytic HierarchyProcess (AHP) dan dibantu dengan aplikasi pendukung yaitu Expert Choice. Populasiyang digunakan pada penelitian ini adalah semua pihak yang terlibat dari masing- masing proyek konstruksi perumahan, seperti pihak kontraktor, konsultan perencana,tenaga kerja, dan developer masing-masing proyek konstruksi perumahan.Berdasarkan data yang diperoleh diketahui jumlah kontraktor 2 orang, konsultanperencana 2 orang, tenaga kerja 40 orang dan developer 5 orang dari masing-masingproyek perumahan
Copyrights © 2025