Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri, motivasi belajar, dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa pada kompetensi keahlian akuntansi di SMK Negeri wilayah Jakarta Pusat. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya hasil belajar siswa, yang tercermin dari banyaknya siswa yang belum mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata pelajaran Perpajakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan siswa kelas XI AKL sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri, motivasi belajar, dan fasilitas belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Secara parsial, efikasi diri dan motivasi belajar memberikan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan fasilitas belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan aspek psikologis dan penyediaan fasilitas yang memadai untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Rekomendasi diberikan agar sekolah dan guru lebih memperhatikan pengembangan efikasi diri dan motivasi belajar siswa, serta meningkatkan kualitas fasilitas pembelajaran.
Copyrights © 2025