Ketersediaan data panjang badan ikan yang akurat menjadi elemen penting dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan, khususnya untuk komoditas ekonomis seperti kakap dan kerapu di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, rendahnya partisipasi nelayan dan pengumpul ikan dalam pengumpulan data biologis disebabkan kurangnya pemahaman teknis. Tujuan dari kegiatan edukasi ini adalah nelayan dan pengumpul ikan kakap dan kerapu memiliki pemahaman tentang bagian-bagian tubuh ikan, jenis pengukuran (panjang total, panjang standar), cara penggunaan alat ukur, serta metode pencatatan dan pelaporan data yang sesuai dengan standar ilmiah. Metode pelaksanaan dilakukan pada April 2025 melalui pendekatan andragogi berbasis partisipasi, yang meliputi sosialisasi, penyampaian materi, dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan nelayan dan pengumpul ikan kakap dan kerapu di Pasar Ikan Tanjung Luar dalam mengenali bagian tubuh ikan, menentukan jenis panjang (total, standar, cagak), menggunakan alat ukur dengan benar, serta melakukan pencatatan data secara sistematis. Edukasi ini juga menumbuhkan kesadaran pentingnya mematuhi ukuran minimum tangkap sesuai regulasi daerah, sehingga mendukung ketersediaan stok ikan secara berkelanjutan. Kesimpulannya, kegiatan edukasi pengukuran panjang badan ikan ini efektif meningkatkan literasi teknis masyarakat pesisir dan diharapkan mampu memperbaiki kualitas data perikanan di tingkat tapak. Ke depan, diperlukan pendampingan rutin, penyediaan sarana ukur yang memadai, serta pelatihan lanjutan agar praktik pengukuran dan pendataan dapat dilaksanakan secara konsisten oleh nelayan dan pengumpul ikan kakap dan kerapu di Pasar Ikan Tanjung Luar.
Copyrights © 2025