Sebagian besar kasus pernikahan dini pada remaja terdeteksi di negara berkembang. Menurut data UNICEF menunjukan penurunan perkawinan anak yang berjalan lambat dari tahun ke tahun, namum jumlah nya masih menjadikan Indonesia sebagai negara kedua dengan angka perkawinan anak tertinggi di Asia tengara setelah Kamboja. Kebaruan penelitian karena meneliti pengaruh teman sebaya, paparan pornografi dan budaya dengan pernikahan usia dini. Tujuan peneliti untuk menganalisis pengaruh teman sebaya, paparan pornografi dan budaya dengan pernikahan usia dini di desa bawang tikar tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini semua remaja yang ada di desa Bawang Tikar dengan jumlah 89 remaja. Sampel penelitian ditentukan teknik Accidental Sampling yaitu semua remaja yang ada di desa bawang tikar. Data di analisis dengan uji Chi-Square. Hasil analisis di dapatkan bahwa pengaruh teman sebaya (P-value =0,015), paparan pornografi (P-value=0,001) dan budaya (P-value= 0,000) berhubungan secara signifikan dengan pernikahn usia dini. Kesimpulannya terdapat hubungan pengaruh teman sebaya, paparan pornografi dan budaya dengan pernikahan usia dini.
Copyrights © 2025