Implant merupakan metode kontrasepsi hormonal yang diletakkan di bawah kulit lengan, memiliki jangka waktu perlindungan 3 sampai 5 tahun, serta sangat efektif. Dari segi keefektifan implant mencapai 99,95%, artinya dari 10.000 akseptor implant hanya 5 akseptor yang masih bisa hamil. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif mengenai pengaruh paritas, pendidikan, dan pekerjaan terhadap pemilihan kontrasepsi implant. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan paritas, pendidikan dan pekerjaan yang mempengaruhi penggunaan alat kontrasepsi implant di Puskesmas Pasar Prabumulih. Metode penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik. Populasi sebanyak 2768 akseptor KB, sampel sebanyak 97 dengan menggunakan random sampling. Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan paritas (P-value = 0,000) pendidikan (P-value = 0,000) dan pekerjaan (P-value = 0,001) dengan penggunaan kontrasepsi implant di Puskesmas Pasar Prabumulih. Kesimpulanya terdapat hubungan paritas, pendidikan, serta pekerjaan dalam penggunaan alat kontrasepsi implant oleh akseptor KB.
Copyrights © 2025