Pembelajaran menulis artikel ilmiah di perguruan tinggi sering kali masih bersifat monoton, berpusat pada dosen, dan kurang memanfaatkan teknologi kolaboratif, sehingga mahasiswa belum terfasilitasi untuk berlatih menulis secara interaktif, reflektif, dan kontekstual. Padahal, keterampilan menulis ilmiah sangat penting untuk pengembangan akademik, publikasi karya, dan kesiapan berkompetisi di dunia akademis global. Pemanfaatan platform digital seperti Google Docs yang terintegrasi dalam model pembelajaran inovatif berpotensi mengatasi keterbatasan tersebut. Artikel ini bertujuan menawarkan kerangka konseptual pembelajaran menulis artikel ilmiah melalui integrasi metode WACANA (Wawancara, Analisis, Baca, Narasi) dengan Google Docs. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif konseptual berbasis studi literatur untuk merumuskan tahapan pembelajaran mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Tahap pelaksanaan mencakup kegiatan wawancara sebagai pengumpulan data, analisis untuk mengolah temuan, membaca literatur pendukung, dan menulis narasi artikel secara kolaboratif di Google Docs, yang memungkinkan dosen memberikan umpan balik real-time. Model ini diharapkan mendorong keterlibatan aktif mahasiswa, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, serta meningkatkan kualitas tulisan akademik. Keterbatasan artikel ini adalah belum adanya uji coba empiris, sehingga efektivitas model masih perlu dibuktikan melalui penelitian tindakan kelas atau eksperimen. Secara praktis, kerangka ini dapat diadaptasi di berbagai mata kuliah yang membutuhkan produk tulisan akademik, sementara nilai kebaruannya terletak pada integrasi metode pedagogis spesifik dengan teknologi kolaboratif berbasis cloud yang mendukung pembelajaran abad ke-21.
Copyrights © 2025