Ikan terlarang merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat Nagari Tandikek Selatan. Tradisi ini tidak hanya mengandung nilai-nilai budaya tetapi juga berperan penting dalam melestarikan lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana praktik ikan terlarang ini diterapkan dan bagaimana kontribusinya terhadap konservasi sumber daya alam. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan selama dua minggu di area ikan terlarang di sekitar Masjid Agung Pucung Anam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan terlarang berperan penting dalam membentuk kesadaran ekologis masyarakat, menjaga keseimbangan ekosistem sungai, serta memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan masyarakat setempat.
Copyrights © 2025