Jurnal Keperawatan BSI
Vol 2, No 1 (2014): Jurnal KEPERAWATAN

HUBUNGAN KECEMASAN REMAJA DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA SISWI SMP X BANDUNG

Supriatin, Eva (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Mar 2016

Abstract

Abstract - One of the factors that influence adolescent dysmenorrhoea is anxiety. Teens who were anxious to increase their synthesis prostaglandin causing to dysmenorrhoea.   This thesis is a descriptive study related to cross-sectional design. The goal is to get an overview of the correlation between anxiety levels and dysmenorrhoea of female students in SMP X Bandung. The population in this  study was 122 female students-who have been menstruating of grade 7, 8, and 9. The number of samples was 55 students at proposional random sampling. Analysis of correlation among variables were statistically tasted, it’s kolmogorov Smirnov.  And the result is P value= 0,016 (≤0,05). This concludes that there is a significant correlation anxiety with the dysmenorrhoea. It is expected that school could optimize its guidance and counseling to decrease students anxiety. Keywords: teenagers, anxiety, dysmenorrhea Abstrak - Faktor  yang  mempengaruhi  kejadian  dismenorea  pada  remaja salah satunya adalah kecemasan. Remaja yang mengalami kecemasan akan meningkatkan sintesis prostaglandin sehingga terjadi dismenorea.  Penelitian  ini merupakan penelitian deskriptif  korelasi dengan desain cross sectional yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran hubungan kecemasan remaja dengan kejadian dismenorea pada  siswi SMP X Bandung. Populasi dalam  penelitian ini adalah siswi SMP X Bandung kelas 7, 8 dan 9 yang  sudah mengalami menstruasi yang berjumlah 122 orang. Jumlah  sampel dalam penelitian ini adalah 55 orang dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Analisa hubungan variabel dilakukan melalui uji statistik yaitu uji kolmogorov Smirnov.  Hasil penelitian di SMP X Bandung menunjukan P-value = 0,016 (≤0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan remaja dengan kejadian dismenorea pada siswi. Diharapkan pihak sekolah dapat mengoptimalkan bimbingan dan konseling untuk mengatasi kecemasan Kata Kunci : remaja, kecemasan, dismenorea

Copyrights © 2014