Proses transportasi ayam broiler dari peternakan menuju rumah pemotonganyang berada di kota menggunakan kendaraan bak terbuka seperti pick-up maupun trukmemiliki risiko terhadap unggas, mulai dari stres, penurunan bobot, hingga mortalitasyang dapat dialami oleh unggas. Selain itu, bau yang dikeluarkan oleh kendaraanpengangkut turut membuat pengguna jalan lain dan masyarakat yang berada dilingkungan sekitar kendaraan merasa kurang nyaman. Terdapat penelitian terdahulu yangdilakukan oleh sekelompok peneliti asal IPB yang membahas tentang permasalahan inidengan terobosan berupa boks M-CLOVE pada kendaraan pengangkut, sayangnya masihterdapat kekurangan dalam penelitian tersebut. Untuk pengumpulan data padaperancangan ini menggunakan metode kualitatif yaitu wawancara dan observasi, denganmetode perancangan berupa UCD. Didapati bahwa risiko dalam proses transportasiterhadap unggas dan lingkungan sekitar memang sering terjadi, maka dari itu penulismenciptakan dan mengembangkan boks untuk kendaraan pengangkut unggas denganpenerapan M-CLOVE. Tentunya produk boks dalam perancangan ini memiliki beberapatambahan fitur untuk menunjang dan meminimalisir risiko terhadap unggas maupunlingkungan sekitar selama proses transportasi berlangsung. Kata kunci: ayam broiler, proses transportasi, kendaraan pengangkut, M-CLOVE.
Copyrights © 2024