eProceedings of Art & Design
Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024

REPRESENTASI INFERIORITY COMPLEX DALAM PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS INTERAKTIF CAHAYA

Raisa, Ragilia (Unknown)
Yuningsih, Cucu Retno (Unknown)
Maulana, Teddy Ageng (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2024

Abstract

Menjadi anak bungsu dalam keluarga bisa menimbulkan perasaan inferior, pendapat anak bungsu sering diremehkan karena usianya yang paling muda. Kakak menjadi role model dengan pencapaian karir dan kehidupan yang sukses sering kali membuat anak bungsu merasa tidak berharga saat di fase pencarian jati diri. Ditambah pengaruh sosial media dan budaya pamernya, banyak individu yang meragukan kemampuan diri mereka sendiri, sehingga muncul rasa malu dan takut untuk bertindak. Kondisi ini disebut Inferiority Complex, yang timbul karena rasa ketidakcukupan baik fisik maupun psikologis, aktual atau imajiner. Menggunakan seni interaktif karya yang dibuat memadukan medium elektronika teknologi LED dan sensor sentuh dan seni Lukis. Representasi karya ini mengambil konsep dari istilah "Midas touch" atau dalam Bahasa Indonesia <tangan dingin= menggambarkan kemampuan seseorang untuk membuat apa pun yang mereka kerjakan menjadi sukses, seperti sentuhan ajaib yang mengubah segala sesuatu menjadi emas. Karya "You Are Gold Enough" dirancang untuk mengingatkan audiens bahwa mereka berharga dan memiliki keunikan, membantu mengatasi perasaan inferior, dan membangun self-esteem yang lebih tinggi, serta mendorong individu untuk lebih percaya diri dalam pertanyaan tentang nilai diri mereka. Kata kunci: Inferiority Complex, Midas Touch, Self Esteem, Seni interaktif.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

artdesign

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing ...