Latar Belakang : Kemiskinan dan ketimpangan ekonomi tetap menjadi tantangan global yang signifikan, termasuk di Kota Batu, Indonesia. Sektor pariwisata yang mendominasi ekonomi daerah berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tetapi memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja yang rendah, sehingga menciptakan kesenjangan kesejahteraan antara sektor pariwisata dan pertanian. Tujuan : Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batu tahun 2023 yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi inklusif Metode : Kegiatan ini dilakukan melalui berbagai tahapan, meliputi riviu Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005–2025, perencanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023, dan pendampingan penyusunan RPJPD 2025–2045 Hasil dan Pembahasan : Hasil kegiatan menunjukkan adanya integrasi pendekatan inklusivitas dalam dokumen kebijakan, dengan prioritas pada sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Tantangan yang dihadapi termasuk keterbatasan waktu dan koordinasi antar pihak, tetapi hal ini diatasi melalui pendekatan kolaboratif berbasis data. Kesimpulan : Program ini berkontribusi pada penguatan kebijakan fiskal yang lebih adil dan berkelanjutan, serta memberikan model kolaborasi yang dapat direplikasi di daerah lain.
Copyrights © 2024