Latar Belakang : Perpustakaan di Rumah Tahanan Negara kelas IIB Klungkung menghadapi berbagai kendala yang menghambat pemenuhan hak tahanan dan warga binaan atas bahan bacaan. Permasalahan utama meliputi akan desain ruangan yang berlum tertata dengan baik, pencahayaan minim yang mempengaruhi kenyamanan membaca, serta belum adanya jadwal kunjungan yang jelas dalam mengakses perpustakaan secara teratur. Tujuan : Tujuan kegiatan ini adalah merevitalisasi perpustakaan melalui penataan ulang ruang agar lebih layak dan nyaman, penyusunan sitem jadwal kunjungan terstruktur, serta peningkatan kesadaran literasi. Metode : Metode yang digunakan adalah pendekatan analisis SWOT dalam perencanaan dan perancangan revitalisasi serta pelaksanaannya dengan metode partisipatif aktif dalam setiap pelaksanaan yang dilaksanakan selama 50 hari. Hasil dan Pembahasan : Revitalisasi perpustakaan berhasil memperbaiki tata ruang, pencahayaan, dan jadwal kunjungan, sehingga meningkatkan kenyamanan membaca, akses terhadap bahan bacaan, serta minat literasi warga binaan. Kesimpulan : Revitalisasi perpustakaan di Rutan Klungkung berhasil meningkatkan akses, kenyamanan, dan minat baca warga binaan sebagai bagian dari upaya mendukung reintegrasi sosial.
Copyrights © 2024