Borderline Personality Disorder atau Gangguan Kepribadian Ambang adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan ketidakstabilan afektif, gangguan citra diri, impulsivitas, pemikiran bunuh diri yang berulang, dan hubungan yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika psikologis pada individu dewasa awal dengan Gangguan Kepribadian Ambang (Borderline Personality Disorder). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek yang terlibat adalah satu orang perempuan dewasa awal berusia 26 tahun yang menunjukkan gejala Gangguan Kepribadian Ambang (Borderline Personality Disorder). Pengambilan data dilakukan dengan teknik observasi, wawacara, dan tes psikologi yaitu Symtomp Cheklist-90 (SCL-90), WAIS (Wechsler Adult Intelligence Scale), tes grafis (Baum, DAP, HTP dan Wartegg), SSCT (Sack’s Sentence Completion Test) dan TAT (Thematic Aperception Test). Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dan teknik pemeriksaan data dengan menggunakan triangulasi. Triangulasi data dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika Gangguan Kepribadian Ambang pada subjek muncul dari faktor keluarga dan pengalaman traumatis berupa pengabaian dan perpisahan dini dengan figur orang tua.
Copyrights © 2025