Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran berbasis game edukatif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas III sekolah dasar pada materi penjumlahan dan perkalian. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang mampu mengaktifkan siswa secara optimal dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Riyadlus Sholihin yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada nilai posttest siswa kelas eksperimen setelah diterapkannya model pembelajaran game edukasi (Tebak-Tebak Misterius), dengan rata-rata peningkatan sebesar 19,75 poin. Sementara itu, kelas kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar 4,75 poin. Hasil uji-t juga menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis game edukasi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar, khususnya dalam memahami materi penjumlahan dan perkalian. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif yang menyenangkan dan bermakna.
Copyrights © 2025