Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Eksplorasi Etnomatematika dalam Pembelajaran yang bercirikan Realistic Mathematics Education di Madrasah Tsanawiyah Daruttauhid Malang Nur Wiji Sholikin; Siti Badriyahtul; Elly Susanti
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.218 KB)

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah tantangan pembelajaran matematika di madrasah tsanawiyah dalam pesantren, motivasi belajar siswa rendah membuat siswa cenderung mengabaikan materi pelajaran umum, pembelajaran di kelas kurang menarik dan kurang menyenangkan. Tujuan penelitian ini memberikan solusi bagi pendidik, dengan cara mengeksplorasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika yang bercirikan realistic mathematics education materi bangun datar segiempat dan segitiga pada siswa kelas VII madrasah tsanawiyah daruttauhid malang. Metode pengumpulan data dengan teknik observasi, dokumentasi, wawancara dengan 5 orang asli lamongan, 3 guru matematika, dan 20 siswa kelas VIIc, analisis teks dan gambar, menyajikan informasi dalam bentuk gambar dan tabel, serta interpretasi pribadi atas temuan-temuan di lapangan. Eksplorasi permainan tradisional das-dasan dalam pembelajaran sebagai sarana untuk memotivasi siswa, dan memberikan inovasi baru bagi pendidik dalam upaya mengoptimalkan pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan bermakna.
Penerapan Teori Belajar Bermakna untuk Meningkatkan Literasi Matematis Siswa Kelas X Nur Wiji Sholikin; Imam Sujarwo; Abdussakir Abdussakir
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1163

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan literasi matematis siswa kelas X rendah yang ditemukan pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Hal tersebut disebabkan kemampuan siswa lemah dalam menganalisis, menafsirkan dan merepresentasikan pemecahan masalah matematika yang berkaitan dengan situasi dunia nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi matematis siswa kelas X setelah mendapatkan pembelajaran dengan teori belajar bermakna. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian eksperimen dengan pretest dan posttest yang diberikan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek penelitian yaitu siswa Madrasah Aliyah kelas X yang terdiri dari 14 siswa pada kelas eksperimen dan 13 siswa pada kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes kemampuan literasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan, peningkatan kemampuan literasi matematis siswa di kelas eksperimen berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa penerapan teori belajar bermakna dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa kelas X.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL SISWA M. Gunawan Supiarmo; Nur Wiji Sholikin; Sri Harmonika; Affan Gaffar
Jurnal Numeracy Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v9i1.1750

Abstract

Computational thinking is a type of problem-solving ability using logical thinking that students do with regular steps. This cognitive ability is one of the important skills in supporting students with mathematical concepts. However, the advantages of computational thinking do not seem to be paid much attention to by education, especially in Indonesia. This is because the learning approach does not emphasize the positive aspects that can improve students' computational thinking. As a result, the average computational thinking ability of students is low. This type of research uses an experimental method of pretest-posttest control group design. The population involved was class XII students at MA Daruttauhid Malang, which consisted of 22 students in the experimental class, and 24 students in the control class. The research data is in the form of pre-test scores before being given realistic mathematics learning treatment, and post-test score data. The results obtained showed that the computational thinking ability of students in the experimental class was higher than in the control class. To be clear, this fact is measured by calculating the N-Gain scores of students in the experimental class with a value of 0.7 (high category), and the N-Gain scores of control class students with a value of 0.5 (medium category). Abstrak Berpikir komputasional adalah jenis kemampuan pemecahan masalah menggunakan logika berpikir yang dilakukan siswa dengan langkah yang teratur. Kemampuan kognitif tersebut menjadi salah satu keterampilan penting dalam mendukung siswa terhadap konsep matematika. Namun keunggulan dari pemikiran komputasional, nampaknya tidak terlalu diperhatikan oleh Pendidikan, khususnya di Indonesia. Hal ini karena pendekatan pembelajaran kurang menekankan pada aspek positif yang dapat memberikan peningkatan siswa dalam berpikir secara komputasional. Akibatnya secara rata-rata kemampuan berpikir komputasional siswa menjadi rendah. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen jenis pretest-posttest control group design. Populasi yang terlibat ialah siswa kelas XII MA Daruttauhid Malang yang terdiri atas sebanyak 22 siswa pada kelas eksperimen, dan 24 siswa kelas kontrol. Data penelitian berupa skor pretest sebelum diberikan perlakuan pembelajaran matematika realistik, dan data skor posttest. Hasil penelitian yang diperoleh, menunjukkan bahwa kemampuan berpikir komputasional siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Untuk lebih jelasnya, fakta ini diukur dengan menghitung skor N-Gain siswa pada kelas eksperimen dengan nilai 0,7 (kategori tinggi), dan skor N-Gain siswa kelas kontrol bernilai 0,5 (kategori sedang).
Designing culturally-rich local games for mathematics learning Elly Susanti; Nur Wiji Sholikin; Marhayati Marhayati; Turmudi Turmudi
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol. 13 No. 1 (2020): Beta May
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/betajtm.v13i1.354

Abstract

[English]: This study aimed to design and implement local games-based mathematics learning (das-dasan) to support students' mathematical strategic competence. It consisted of three stages, namely the identification and analysis of traditional game, the design of learning activities based on Realistic Mathematics Education (RME), and the implementation in the classroom which involved twenty 7th-grade students. Data about the local game was collected through observations and interviews with five residents where the game is originated. Data on students’ strategic competence was achieved through a test given to the students after learning. The analysis of test results refers to the indicators of mathematical strategic competence. The present study found that fifteen students are able to achieve all indicators (formulating, representing, and solving the problems) with high scores. Meanwhile, five students could only represent the problems but have not fulfilled the last two indicators. The findings of this study indicate that learning mathematics based on traditional the das-dasan games has a potential to help students develop mathematical strategic competence. Keywords: Learning design, Ethnomathematics, Local game, Das-dasan, RME [Bahasa]: Penelitian ini bertujuan merancang dan mengujicoba pembelajaran matematika berbasis permainan tradisional (das-dasan) sebagai upaya untuk mengembangkan kompetensi strategis matematis siswa. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu: identifikasi dan analisis permainan tradisional, perancangan pembelajaran berbasis permainan tradisional berdasarkan Realistic Mathematics Education (RME), dan implementasi dalam pembelajaran di kelas yang melibatkan 20 siswa kelas VII. Data terkait permainan tradisional dikumpulkan melalui pengamatan dan wawancara dengan lima warga tempat permainan tersebut berasal. Data kemampuan strategis matematis siswa diperoleh melalui tes yang diberikan setelah pembelajaran. Analisis hasil tes siswa merujuk pada indikator kompetensi strategis matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan 15 siswa berhasil memenuhi semua indikator kompetensi strategis matematis dengan kategori nilai akhir sangat baik. Sedangkan 5 siswa berhasil mencapai indikator pertama (merumuskan masalah) namun belum semua memenuhi indikator merepresentasikan dan menyelesaikan masalah. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis permainan tradisional das-dasan memiliki potensi untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan strategis matematis. Kata kunci: Rancangan pembelajaran, Etnomatematika, Permainan lokal, Das-dasan, RME
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Blog Sholikin, Nur Wiji
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 2 No. 4 (2024): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v2i4.832

Abstract

Perkembangan IPTEK yang semakin pesat membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Pendidik dihadapkan pada tantangan untuk terus berinovasi dalam menciptakan media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Tujuan pengabdian kepada masyarakat, yakni untuk membekali pendidik dengan kemampuan dasar dalam membuat dan mengelola blog sebagai media pembelajaran yang efektif di era digital. Metode yang digunakan berupa pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis blog, pelatihan diikuti oleh 65 orang pendidik dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA sederajat yang ada di Probolinggo. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pendidik tidak hanya mampu menciptakan konten pembelajaran yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, tetapi juga memanfaatkan fitur-fitur blog untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Selain itu, pelatihan ini juga berhasil mendorong inovasi di bidang pendidikan dan membantu pendidik memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang efektif dan inovatif.
STUDI ETNOMATEMATIKA PADA TRANSAKSI JUAL BELI MASYARAKAT PANDALUNGAN DI PASAR GOTONG ROYONG Indah Puspa Sari; Nur Wiji Sholikin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep etnomatematika dalam aktivitas jual beli yang dilakukan oleh masyarakat Pandalungan di Pasar Gotong Royong. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses transaksi jual beli dan mendeskripsikan cara-cara menghitung pada proses jual beli yang dilakukan masyarakat Pandalungan di pasar tradisional Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah 6 orang penjual di pasar tersebut. Dalam penelitian ini analisis data yang dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Data yang dianalisis pada penelitian ini adalah proses transaksi jual beli yang dilakukan oleh masyarakat Pandalungan dan cara menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian yang dilakukan oleh penjual dan pembeli. Hasil penelitian menunjukkan proses jual beli yang dilakukan oleh masyarakat Pandalungan untuk penentuan harga jual sudah menggunakan pembulatan ke lima ratusan atau ribuan, untuk menentukan harga jual, cara pembeli membayar, dan cara penjual memberikan uang kembalian memiliki cara tersendiri yang digunakan oleh masyarakat Pandalungan dan mereka memiliki cara unik dalam menyebut angka menggunakan bahasa Madura, di mana angka satuan merepresentasikan ribuan, puluhan untuk puluhan ribu, dan ratusan untuk ratus ribu. Selain itu, mereka menggunakan teknik perhitungan mental yang cepat serta menerapkan strategi tawar-menawar yang terstruktur dalam transaksi. Pola perdagangan mereka juga mencerminkan konsep permintaan dan penawaran yang dipengaruhi oleh perubahan harga serta faktor musiman. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa etnomatematika memiliki peran signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dijadikan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan materi ajar berbasis budaya lokal serta pelatihan bagi pendidik agar metode pembelajaran lebih efektif dan sesuai dengan konteks kehidupan masyarakat.
Etnomatematika pada Batik Manggur Kota Probolinggo Husnia, Husnia; Sholikin, Nur Wiji
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2693

Abstract

Penelitian ini membahas tentang etnomatematika pada batik Manggur dapat membuka wawasan baru tentang bagaimana elemen budaya lokal dapat diinterpretasikan dan dipahami melalui perspektif matematika. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi etnomatematika pada Batik Manggur, batik khas Kota Probolinggo, untuk mendokumentasikan dan mengidentifikasi konsep-konsep matematika yang terkandung dalam motifnya. Kami menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan melakukan observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini berupa pedoman wawancara untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa motif-motif batik mencerminkan kearifan lokal sekaligus menyajikan pola matematika yang relevan untuk pembelajaran, seperti konsep geometri dan simetri dalam proses pembuatannya. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur etnomatematika, mendukung pelestarian budaya, serta memberikan alternatif media pembelajaran matematika berbasis budaya lokal. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengintegrasian budaya dan menjadikan matematika lebih menarik serta kontekstual.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Spasial Siswa Melalui Penerapan Game Based Learning Berbantuan Permainan Das-dasan Fadhilah, Nur; Sholikin, Nur Wiji
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2724

Abstract

Sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep spasial akibat metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Proses pembelajaran hanya mengandalkan metode ceramah atau teori tentunya membutuhkan model dan sarana pembelajaran sebagai penunjang dalam proses pembelajaran sehingga penggunaan model dan sarana pembelajaran sangat berpengaruh terhadap jalannya proses pembelajaran terhadap kemampuan berpikir spasial siswa. Penggunaan model GBL dengan berbantuan permainan das-dasan dapat menjadi solusi agar proses pembelajaran sesuai dengan apa yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa melalui penerapan model GBL berbantuan permainan das-dasan. Penelitian melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melibatkan 20 siswa kelas V SD Integral Hidayatullah Probolinggo dengan jumlah siswa 20 orang yang. Kami mengumpulkan data observasi, wawancara, dan tes kemampuan spasial. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif yang diperoleh dari hasil observasi dan tugas atau tantangan yang diberikan kepada siswa dengan melakukan perbandingan nilai pencapaian siswa dengan mengukur perkembangan kemampuan berpikir spasial siswa sebelum dan setelah diterapkan permainan das-dasan dan menggunakan kriteria kemampuan spasial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model GBL berbantuan permainan das-dasan  di setiap pertemuannya selalu mengalami peningkatan kemampuan berpikir spasial siswa yang dilihat dari pengetahuan dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan suatu permasalahan atau tugas yang diberikan.. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar pendekatan pembelajaran berbasis permainan ini diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep spasial dalam pembelajaran matematika
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA PERMAINAN GOBAK SODOR Umar Hamdan; Nur Wiji Sholikin
SOCIAL EDU: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): February
Publisher : PT Innovative Academic Journals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is to investigate ethnomathematics in the traditional Banyuanyar Probolinggon game Gobak Sodor on mathematical ideas like gradients, vectors, and point-to-point distance. Based on the information gathered and the data collected through observations and interviews, this study employs an anthropological approach to describe a thorough investigation of a culture. In order to comprehend ethnomathematics in relation to mathematical notions like vectors, gradients, and point-to-point distances, this study focuses on the Gobak Sodor game, one of the traditional games played in Banyuanyar Probolinggo. This demonstrates how mathematical ideas and methods of deepening in earlier research that have connections to geometric mathematical notions like flat shapes are related to the traditional game Gobak Sodor in Banyuanyar Probolinggo. The use of traditional game media in mathematics education can have advantages, such as helping students visualize mathematical topics in a realistic setting, which improves their comprehension.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA KERAPAN SAPEH BRUJUL Nur Fadhilah; Nur Wiji Sholikin
SOCIAL EDU: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2025): May
Publisher : PT Innovative Academic Journals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ethnomathematics is the study of the relationship between mathematics and culture in everyday life. One cultural tradition that has mathematical elements is Kerapan Sapeh Brujul, which is a cow racing competition held in a muddy area in Probolinggo City, East Java. This research aims to identify and analyze the mathematical concepts contained in Kerapan Sapeh Brujul, including the geometry of the race track, symmetry patterns in cow decorations, as well as calculating speed and load balance on the cow cart frame. This research uses a descriptive qualitative approach using observation, interviews and literature study methods. The results of the research show that in Kerapan Sapeh Brujul there are geometric concepts in the design of race tracks and train frames or keleles, patterns and symmetry in the design of cow ornaments, as well as calculations of speed and acceleration in determining race winners. Apart from that, the concept of balance and load distribution on the carriage frame or keleles also influences the stability of the cow when running. The results of this research show that Kerapan Sapeh Brujul is not just a cultural tradition, but also has academic value that can be integrated into culture-based mathematics learning. It is hoped that this research can be a reference for educators in developing learning methods that are more contextual and interesting for students.