Latar Belakang: Anak usia sekolah memiliki peningkatan kebutuhan gizi terutama protein karena faktor pertumbuhan dan aktivitas. Kebutuhan gizi dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi jajanan tinggi protein sebagai selingan. Tujuan penelitian ini untuk membuat formula snack bar tinggi protein, serta menganalisis kandungan gizi, mutu protein dan daya terima. Metode: Jenis penelitian ini merupakan eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu perbandingan tepung kacang merah dan tepung kacang kedelai yang meliputi F0 (100%:0), F1 (80%:20%), F2 (75%25%), dan F3 (70%:30%). Uji proksimat dilakukan untuk mengetahui kadar protein, lemak, karbohidrat, air dan abu. Daya terima dilakukan dengan uji hedonik terhadap 30 siswa sekolah dasar. Analisis data daya terima menggunakan uji Kruskal Wallis dengan uji lanjut Mann Whitney. Penentuan formula terpilih menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE). Hasil: Penambahan tepung kacang kedelai meningkatkan kadar protein, lemak, karbohidrat dan mutu protein snack bar. Namun, kadar air dan abu semakin menurun. Selain itu, ada perbedaan nyata daya terima berbagai formulasi snack bar terhadap aroma (p=0,047) dan tekstur (p=0,000). Namun tidak ada perbedaan nyata daya terima terhadap warna (p=0,154) dan rasa (p=0,764). Formula terpilih adalah F3 dengan kandungan zat gizi protein 11,73 gram, karbohidrat 53,94 gram, lemak 9,39 gram, air 16,05%, abu 2,42%, dan mutu protein 81. Kesimpulan: Ada perbedaan kandungan gizi, mutu protein, dan daya terima panelis terhadap snack bar. Formula terpilih dalam penelitian ini adalah F3
Copyrights © 2025