Rendahnya keterampilan numerasi dasar yang masih ditemukan di tingkat sekolah dasar menunjukkan bahwa kemampuan berhitung perlu mendapat perhatian lebih. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas 2 SDN 3 Pelemsengir menggunakan media sempoa. Metode yang digunakan yaitu kualitatif jenis studi kasus dengan seluruh kelas 2 berjumlah 8 siswa dan 1 guru kelas. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta diuji validitasnya melalui triangulasi sumber dan triangulasi Teknik. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas 2 SDN 3 Pelemsengir secara umum tergolong baik, meskipun terdapat variasi antar individu, sebagian besar siswa mampu menyelesaikan soal penjumlahan dengan baik menggunakan media sempoa, meskipun terdapat variasi dalam kemampuan menjelaskan langkah-langkah penyelesaiannya. Media sempoa terbukti membantu siswa memahami konsep penjumlahan secara konkret dan sistematis.
Copyrights © 2025