Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan menggunakan model problem based learning (PBL) pada materi pokok listrik statis kelas XII MIPA . Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan desain penelitian two group pretest-postest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XlI MIPA berjumlah 150 siswa dalam 3 kelas di SMA Santo Mikhael Pangururan. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XlI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen yeng terdiri dari 50 siswa dan XII MIPA 1 sebagai kelas kontrol tersiri dari 50 siswa. Instrument tes yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi berjumlah 6 soal dalam bentuk essay pada materi Listrik Statis. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t dengan taraf signifikan 5% (0,05). Hasil data pretest dan postest kemampuan berpikir tingkat tinggi pada kelas eksperimen sebesar 41,8 dan 80,02 sedangkan kelas kontrol sebesar 41,0 dan 73,2. Hasil uji-t Memperoleh hasil 0,750 < 1,99 (Thitung < Ttabel) , Hasil Postest 0,692 < 1,984 (Thitung < Ttabel ) . Berdasarkan hasil analisis data diperoleh perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi secara signifikan dengan menerapkan PBL pada materi Listrik Statis. Penerapan PBL tidak memberi pengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Copyrights © 2025