Penelitian ini menganalisis pengaruh latihan kecepatan dan kelincahan terhadap peningkatan kecepatan lari pemain bola basket putri Klub Kancil Famili Landak. Studi ini menjawab permasalahan rendahnya kemampuan sprint pemain dalam eksekusi serangan cepat dan transisi ofensif. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest-posttest satu kelompok, sebanyak 20 atlet remaja putri (usia 12–15 tahun) dipilih melalui purposive sampling. Instrumen pengukuran mengadopsi tes sprint 30 meter. Program intervensi dilaksanakan selama 5–6 minggu (16 sesi frekuensi 3×/minggu) dengan metode shuttle run dan Illinois Agility Run. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed rank (data tidak normal) menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest (Z = -3,024; p = 0,002). Terjadi penurunan waktu tempuh rata-rata dari 615,1 centidetik (6,151 detik) menjadi 489,2 centidetik (4,892 detik). Nilai effect size Cohen’s d sebesar |0,747| mengindikasikan dampak besar intervensi. Disimpulkan bahwa kombinasi latihan kecepatan dan kelincahan secara signifikan meningkatkan kecepatan sprint pemain.
Copyrights © 2025