Abstract: The availability of motorcycle spare parts on time and in sufficient quantities is the key to maintaining customer satisfaction and the smooth operation of authorized workshops and dealers. However, one of the main problems faced is the uncertainty in the amount of demand that often fluctuates due to seasonal factors, consumer behavior, and vehicle maintenance trends. This condition can cause excess stock which increases storage costs or shortages of stock which has an impact on declining service and the potential for losing customers. This study aims to analyze and predict sales of Honda motorcycle spare parts by utilizing the linear regression method. This method was chosen because of its ability to map the relationship between time variables and sales volume quantitatively and simply. The data used are monthly sales data for the last two years from authorized Honda distributors. The results of the analysis show that the linear regression model can predict sales trends with a fairly good level of accuracy, indicated by the coefficient of determination (R²) of 0.86. Thus, this model can be used as a decision-making tool in inventory management and marketing strategy planning that is more adaptive to changes in market demand Keywords: linear regression; motorcycle spare parts; sales prediction; stock management. Abstrak: Ketersediaan sparepart sepeda motor secara tepat waktu dan dalam jumlah yang memadai merupakan kunci dalam menjaga kepuasan pelanggan dan kelancaran operasional bengkel maupun dealer resmi. Namun, salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakpastian dalam jumlah permintaan yang sering kali fluktuatif akibat faktor musiman, perilaku konsumen, hingga tren perawatan kendaraan. Kondisi ini dapat menyebabkan kelebihan stok yang meningkatkan biaya penyimpanan atau kekurangan stok yang berdampak pada penurunan pelayanan dan potensi kehilangan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi penjualan sparepart sepeda motor Honda dengan memanfaatkan metode regresi linier. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam memetakan hubungan antara variabel waktu dan jumlah penjualan secara kuantitatif dan sederhana. Data yang digunakan merupakan data penjualan bulanan selama dua tahun terakhir dari distributor resmi Honda. Hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi linier dapat memprediksi tren penjualan dengan tingkat akurasi yang cukup baik, ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,86. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alat bantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan persediaan dan perencanaan strategi pemasaran yang lebih adaptif terhadap perubahan permintaan pasar. Kata kunci: manajemen stok; prediksi penjualan; regresi linier; sparepart motor.
Copyrights © 2025