Pendahuluan: Pengembangan vaksinasi covid-19 dilapangan banyak mendapat respon, tiga jenis sikap kelompok masyarakat terhadap vaksinasi, penerima vaksin, kelompok ragu-ragu, dan kelompok penolak vaksin. Keragu-raguan muncul ketika vaksin yang diperkenalkan kefektifan dan potensi keamanannya masih samar, penerima vaksin akan terjadi apabila ada rasa puas tidak tertular, kemudahan mencari layanan dan biaya yang lebih tinggi dari yang diharapkan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar covid-19 meski telah di berikan vaksinasi di Puskesmas Padarincang Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang Provinsi Banten tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis analitik dan dengan menggunakan mode cross sectional, untuk alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuisioner, serta untuk sampel teknik yang digunakan yaitu teknik total quota Sampling. Hasil: Hubungan regresi ganda antara pengetahuan, sikap, sumber informasi dan pengalaman terhadap persepsi tenaga kesehatan tentang vaksinasi Covid-19 di dapat hasil nilai p-value < 0,25 yaitu sumber informasi, sedangkan p-value dengan> 0,25 yaitu pengetahuan, sikap dan pengalaman. Simpulan: Ada hubungan pengetahuan, sikap, pengalaman dan sumber informasi dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar Covid-19 meski telah menerima vaksinasi di Puskesmas Padarincang Kecamatan Padarincang Kabupaten Serangtahun 2021.
Copyrights © 2024