Studi ini meninjau dampak Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa, khususnya dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia. Pentingnya berpikir kritis semakin diakui dalam pendidikan modern, namun tingkat keterampilan berpikir kritis saat ini di kalangan siswa di Indonesia masih rendah. Tinjauan literatur mensintesis temuan dari berbagai penelitian, menunjukkan bahwa model PjBL secara efektif menumbuhkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui pola pembelajaran terstruktur yang mencakup perencanaan proyek, pelaksanaan kolaboratif, dan evaluasi hasil secara teratur. Tinjauan ini menekankan peran interaksi sosial dan kolaborasi dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, karena mereka terlibat dalam diskusi dan menganalisis pendapat yang beragam selama mengerjakan proyek kelompok. Temuan ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi berbasis bukti bagi pendidik dan peneliti untuk menerapkan model PjBL secara lebih efektif dalam praktik pengajaran mereka.
Copyrights © 2025