Permasalahan dalam pemanfaatan buah nipah (Nypa fruticans) sebagai bahan baku bioetanol terletak pada rendahnya kadar gula alami yang dimilikinya, sehingga fermentasi alami sulit berlangsung optimal. Penelitian ini menawarkan solusi melalui fermentasi tradisional dengan penambahan ragi tape dan gula pasir untuk mendukung pembentukan etanol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi buah nipah difermentasi secara sederhana dan menguji kandungan etanolnya melalui metode organoleptik dan destilasi. Proses fermentasi dilakukan selama tujuh hari dalam wadah tertutup tisu steril dan diamati setiap hari secara visual. Uji pembakaran menggunakan hasil destilasi dilakukan pada media tisu untuk mendeteksi senyawa mudah terbakar. Hasil menunjukkan adanya aroma khas alkohol dan nyala api bertahan selama ±20 detik pada tisu yang dibasahi cairan destilat. Ini mengindikasikan bahwa fermentasi menghasilkan etanol dengan estimasi kadar berkisar antara 1–3% volume per volume. Penelitian ini menunjukkan bahwa buah nipah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bioetanol melalui metode sederhana, meskipun kadar yang dihasilkan masih tergolong rendah dan membutuhkan optimasi lanjutan.
Copyrights © 2025