Pemahaman mengenai feminisme di Indonesia sering kali mengalami distorsi makna dan stigma negatif, terutama di kalangan perempuan akar rumput. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar mengenai feminisme yang kontekstual, historis, dan aplikatif di lingkungan Komunitas Perempuan Ungu. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni 2025 secara hybrid (luring dan daring) dengan menghadirkan tiga narasumber: Hayu Lusianawati, Fit Yanuar, dan Husen Mony. Metode pelaksanaan berupa penyampaian materi, diskusi interaktif, dan refleksi kritis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep feminisme dan kaitannya dengan perjuangan perempuan di Indonesia. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis komunitas efektif dalam membongkar stigma serta membangun pemahaman yang konstruktif mengenai feminisme.
Copyrights © 2025