Kemiskinan di desa tertinggal merupakan akibat dari keterbatasan sumber daya alam yang berlangsung dalam jangka panjang, diperparah oleh variabel eksogen seperti iklim dan kondisi tanah yang tidak dapat dikendalikan. Di Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, faktor-faktor tersebut berperan dalam menurunkan tingkat kesejahteraan petani. Isolasi wilayah turut menghambat akses pasar, berdampak pada rendahnya pendapatan dan kualitas pendidikan petani, yang kemudian memengaruhi pengelolaan sumber daya yang tersedia. Petani cenderung memilih pola tanam seragam tanpa diversifikasi, disebabkan oleh keterbatasan modal untuk mengakses komoditas bernilai tinggi seperti tebu. Dalam menghadapi kondisi tersebut, petani menyesuaikan pola tanam berdasarkan perubahan iklim sebagai strategi bertahan hidup, dengan mengutamakan ketersediaan pangan sepanjang tahun. Selain itu, kegiatan di luar sektor pertanian seperti menjadi buruh, berdagang, atau bekerja di sektor jasa turut mendukung pendapatan rumah tangga. Usaha tani tebu lahan kering juga berkontribusi terhadap penyediaan lapangan kerja meski dengan upah rendah. Studi ini menunjukkan bahwa strategi ketahanan hidup petani miskin sangat bergantung pada adaptasi lokal terhadap kondisi alam dan peluang ekonomi di luar sektor pertanian.
Copyrights © 2025