Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Sistem Perkreditan dan Pembiayaan Pola Pengambe’ pada Wirausaha Penangkapan Ikan Skala Kecil di Muncar Jawa Timur Adyla Mita Lestari; Juli Rahaju
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v11i2.802

Abstract

The existence and Role of Pengambe’(Money Lender) opten invokus a negative assumsiont , the lintah darat such that the Pengamba’ fungciont as a profiteer who exploits small scale of Fisherman. Becouse of this assumtiont, it is weedeply accepted the exintence of pengambe’, althougt the goverment has provided the fisherman with several opportunities to acces various other credit fasilities, the Result have been unsatisfactory and the Fisherman’s deppendence on the pengambe’ or other non formal means of credit has continued. This research aims to decribe the loan giving system of the pengamba’ to the Fisherman, dercribing sosiologycal factors with play a rule in the existence of pengembe; as a source of non formal credit.The result of this analisis will hoppelifully clarrify why this pengambe’ existwithin the smallscale fishing comunity and hoppely can be used by the goverment to formulatea credit policy for this fisherman. Apart from that, it is also hope to change the negative strereotype view of the public towards the rule of this pengambe
Analisis Pendapatan Usahatani Tanaman Kelapa dalam (Cocos nucifera) Di Desa Lamahang Kecamatan Waplau Kabupaten Buru La Jati Buton; Muhamad Chairul Basrun Umanailo; Adyla Mita Lestari
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 1 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v7i1.9291

Abstract

The condition of coconut plantations is currently damaged due to very old age, especially in Lamahang Village, District. This situation causes the production of coconut plants to decrease greatly and the productivity of the land is very low. For this reason, it is necessary to do research on the analysis of coconut farming income in Lamahang Village. The objects to be studied are the farmers who own deep coconut, and to see the income of deep coconut farmers based on business patterns, the contribution of deep coconut farming to farmers' income, and the exchange rate of deep coconut farmers. For the sample taken 25%, from 100 heads of families the number of coconut farmers in Lamahang Village. The results showed that the average Farmer Terms of Trade (NTP) in coconut farming was 116.89. This means that in general it can be described that the level of welfare of coconut farmers in Lamahang Village, Waplau District, is still relatively prosperous.  
Pengaruh Pupuk Bokashi Kanddang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum) Muhamad Chairul Basrun Umanailo; La Jati Buton; Adyla Mita Lestari
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 1 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v7i1.9292

Abstract

The effort taken to increase shallot production both in quality and quantity is to use fertilizer. One type of organic fertilizer that will be used is bokashi chicken manure. Bokashi is a fermentation of organic matter by inoculation of EM4 which is a mixed culture of beneficial microorganisms for plant growth such as Lactobacillus sp, photosynthetic bacteria, actinomycetes and yeast. The purpose of this study was to determine the effect of cutting tubers and applying various doses of chicken manure bokashi on the growth and production of shallots. The method used was a randomized block design in the form of a two-factor factorial where the first factor was the cutting of the seed tubers (p) which consisted of without cutting the ends of the tubers (p1) and cutting the ends of the tubers (p2). The second factor was the treatment of several doses of chicken manure bokashi (b) which consisted of several levels, namely 2 kg of chicken manure bokashi/plot (b1), 4 kg of chicken manure bokashi/plot (b2) and 6 kg of chicken manure bokashi/plot. tile (b3). There was a significant interaction between cutting tubers and the dose of bokashi chicken manure 4 kg plot-1 which affected the growth of shallot plants
UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA MELALUI PROSES PERBERDAYAAN (STUDI KASUS DI KEL. NGAGLIK KOTA BATU) Adyla Mita Lestari; Mariana Fitria Rahmawati; Umi Afdah
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.283

Abstract

Banyak program pemberdayaan di implementasikan kepada masyarakat masih belum mampu menurunkan atau menurunkan angka kemiskinan di Indonesia secara umum. Kegagalan pemberdayaan seringkali juga diwarnai atau disebabkan oleh kapasitas aktor yang tidak memadai, termasuk dalam hal menstrukturkan participasi sebagai instrumen dan proses dalam pemberdayaan. Berangkat dari pemikiran tersebut peneliti tertarik mendalami proses implementasi yang ada di Kelurahan Ngaglik. Penelitian in dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian dilapangan menunjukkan bahwa pemberdayaan di lingkup Kelurahan Ngaglik melibatkan aktor dalam jumlah dan kompleks. Pemerinteh sebagai organisasi birokratik kondisi yang sangat legal tidak lagi menjadi satu- satunya aktor yang dominan, tetapi sudah berbagai peran dengan institusi pemberdayaan lainnya. aktor atau Proses peralihan kekuasaan dan kewenangan ini juga menjadi bagian integral dari proses pemberdayaan it sendiri. Aktor-aktor penting lain dalam pemberdayaan adalah Kelurahan (LPMK) yang selain menjadi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat. Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Ngaglik secara keseluruhan sudah berjalan atau sudah dapat dimplementasikan dengan baik bahkan beberapa diantaranya sudah menghasilkan dampak nyata yang positif begi masyarakat, seperti misalnya, pengguliran dana untuk kegiatan ekonomi produktif. Program pemberdayaan berdasarkan inisiatif perumusan dan implementasinya dapat dibedakan atas program pemberdayaan yang terpusat (berbasis nasional) dan program pemberdayaan berbasis inisiatif lokal. Sekalipun telah mengahasilkan beberapa output dan outcomes yang positif, pelaksanaan program pemberdayaan mash memerlukan upaya-upaya pembenahan dan perbaikan. Hal ini tidak terlepas dari fakta yang menunjukkan bahwa implementasi program mash banyak yang mengalami kendala baik yang berkaitan dengan konsepsi dan perilaku kelompok sasaran (masyarakat).
ANALISIS USAHATANI JERUK SIAM MADU (CITRUS NOBILIS) DI KELOMPOK TANI SRI GADING DESA GADINGKULON KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Adyla Mita Lestari; Karyanto; Djohar Noeriati; Erika Novisari
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.530

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk menganalisis Usahatani Jeruk Siam Madu di Kelompok Tani Sri Gading, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Serta untuk mengetahui biaya penerimaan petani jeruk Siam Madu di Kelompok Tani Sri Gading, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2024, di Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Metode penentuan sampel petani dilakukan dengan metode sensus (seluruh populasi petani yang menanam jeruk Siam Madu berjumlah 16 orang di Kelompok Tani Sri Gading).
Konektivitas Konsumen Generasi Milennial dengan Produk Fast Food pada Era Pemasaran Omnichannel Windasari, Adita; Lestari, Adyla Mita; Muhandoyo, Muhandoyo
JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Vol 6 No 1 (2024): JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joppas.v6i1.13076

Abstract

This study aims to determine the omnichannel marketing strategy of fast food restaurants and analyze the connectivity patterns of millennial generation consumers with fast food products. The location of the study was in Malang City with the research object of 3 largest fast food restaurants in Malang City. The sample of this study was millennial generation consumers born in 1980-1999 totaling 300 people. The data analysis method used a descriptive approach with data collection through literature studies and interviews using questionnaires. The study results showed that the omnichannel scenario in the three fast food restaurants was webrooming. The connectivity that occurs between millennial generation consumers and fast food products is dominant through communication channels and sales channels in the form of online media (social media and ordering via online motorcycle taxi applications). Keywords: Millennial, Offline, Omnichannel, Online
PEMANFAATAN PEKARANGAN BERKELANJUTAN MENJADI DESA PROGRAM LINGKUNGAN LESTARI (PROLINGTARI) Lestari, Adyla Mita; Noeriati R.D, Djohar; Afdah, Umi; Yuniwati, Eny Dyah; Budi S, Adri; Istiyono K; Firdausi, Rizalnur
Jurnal Difusi Ipteks Legowo Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Difusi Ipteks Legowo
Publisher : Perkumpulan Legowo Cerdas Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62242/jdil.v2i2.33

Abstract

Desa Pandansari di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, yang rutin dilanda longsor, mengembangkan Program Kampung Lingkungan Lestari (Prolingtari) sebagai upaya mitigasi berbasis pekarangan berkelanjutan. Tujuan program ini adalah membentuk model desa tanggap bencana dan perubahan iklim. Pendekatan dilakukan melalui penyuluhan, Focus Group Discussion, pendampingan, dan demonstrasi. Indikator keberhasilan mencakup respon positif warga dan perangkat desa, serta realisasi kegiatan seperti pembuatan kolam ikan lele dan vertikultur sayuran. Antusiasme masyarakat tinggi, ditunjukkan oleh kehadiran 35 orang dari berbagai kalangan serta diskusi interaktif. Tiga kolam lele berukuran ɵ 3m dengan 1000 bibit berhasil dibuat, melebihi target awal karena adanya dukungan desa. Enam unit vertikultur tanaman sayuran juga terealisasi, melampaui rencana awal. Program diversifikasi olahan buah mangga telah dilaksanakan dengan pelatihan pembuatan sirup, puding, kue bolu, dan manisan. Dukungan penuh dari kepala desa dan masyarakat menunjukkan bahwa Prolingtari efektif dalam membangun kesadaran dan aksi kolektif terhadap mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan.
Analisis Usaha Tani Padi Organik dan Non Organik di Desa Sumber Ngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang Umi Afdah; Lestari, Adyla Mita; Mariana Fitri; Noeriati, Djohar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan usaha tani padi organik dan non organik di Desa Sumber Ngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Hasil analisis fungsi produksi Cobb-Douglas menunjukkan bahwa pada usaha tani padi organik, luas lahan, tenaga kerja, benih, dan pupuk memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat produksi, dengan luas lahan menjadi faktor yang paling dominan (tingkat kepercayaan 99%). Sedangkan pada usaha tani padi non organik, luas lahan dan pupuk juga memberikan pengaruh signifikan dengan tingkat kepercayaan yang sama. Analisis secara simultan menunjukkan bahwa seluruh faktor produksi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi. Analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa kedua jenis usaha tani menguntungkan dengan nilai BEP sebesar Rp 4.286.296,04 untuk padi organik dan Rp 3.953.177,10 untuk padi non organik. Nilai R/C ratio masing-masing sebesar 2,35 dan 1,97, menunjukkan bahwa kedua usaha layak dikembangkan, namun usaha tani padi organik memberikan pendapatan yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan padi non organik.
Strategi Ketahanan Hidup Petani Miskin dalam Bercocok Tanam (Studi Kasus di Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur) Lestari, Adyla Mita
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1172

Abstract

Kemiskinan di desa tertinggal merupakan akibat dari keterbatasan sumber daya alam yang berlangsung dalam jangka panjang, diperparah oleh variabel eksogen seperti iklim dan kondisi tanah yang tidak dapat dikendalikan. Di Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, faktor-faktor tersebut berperan dalam menurunkan tingkat kesejahteraan petani. Isolasi wilayah turut menghambat akses pasar, berdampak pada rendahnya pendapatan dan kualitas pendidikan petani, yang kemudian memengaruhi pengelolaan sumber daya yang tersedia. Petani cenderung memilih pola tanam seragam tanpa diversifikasi, disebabkan oleh keterbatasan modal untuk mengakses komoditas bernilai tinggi seperti tebu. Dalam menghadapi kondisi tersebut, petani menyesuaikan pola tanam berdasarkan perubahan iklim sebagai strategi bertahan hidup, dengan mengutamakan ketersediaan pangan sepanjang tahun. Selain itu, kegiatan di luar sektor pertanian seperti menjadi buruh, berdagang, atau bekerja di sektor jasa turut mendukung pendapatan rumah tangga. Usaha tani tebu lahan kering juga berkontribusi terhadap penyediaan lapangan kerja meski dengan upah rendah. Studi ini menunjukkan bahwa strategi ketahanan hidup petani miskin sangat bergantung pada adaptasi lokal terhadap kondisi alam dan peluang ekonomi di luar sektor pertanian.
Analisis Usaha Tani Jeruk Siam Madu (Citrus Nobilis Lour Var. Microcarpa) pada Kelompok Tani Sumber Harapan Mulya di Desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu Fitri, Mariana; Donowarti, Idiek; Noeriati, Djohar; Lestari, Adyla Mita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan ekonomi usaha tani jeruk Siam madu pada kelompok Tani Sumber Harapan Mulya di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan statistik dan ekonomi. Sampel penelitian terdiri dari 30 petani anggota Kelompok Tani Sumber Harapan Mulya. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sementara data sekunder diperoleh dari buku, internet, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tani jeruk Siam madu di Desa Tlekung memiliki kelayakanekonomiyang baik dengan nilaiR/C ratiosebesar 1,70, yang menunjukkanbahwa usahaini menguntungkan. Namun, petani masih menghadapi kendalasepertifluktuasiharga dan biayaproduksi yang tinggi.