Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi dan keterampilan digital pemuda Karang Taruna Desa Kebocoran dalam mengoptimalkan pemanfaatan media digital untuk mendukung promosi potensi lokal desa. Salah satu potensi unggulan yang belum terkelola secara optimal adalah kebun melon, yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan agrowisata. Kurangnya kompetensi dalam produksi konten digital menghambat penyebarluasan informasi secara efektif. Kondisi ini menuntut adanya intervensi edukatif melalui program peningkatan kapasitas berbasis pelatihan keterampilan digital. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas teknis dan kreativitas pemuda Karang Taruna dalam memproduksi konten digital berbasis video yang informatif, menarik, dan mampu mempromosikan potensi lokal desa kebocoran secara efektif. Metode kegiatan meliputi tiga tahapan utama: survey lapangan untuk pengumpulan data visual, produksi video panen melon oleh peserta, dan pelatihan konten kreator yang menggabungkan teori, praktik, serta evaluasi hasil karya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta terhadap seluruh tahapan produksi video, mulai dari perencanaan, pengambilan gambar dan suara, hingga proses editing menggunakan aplikasi digital. Peserta mampu menerapkan teknik sinematografi dasar dan memperlihatkan peningkatan kualitas dalam hasil karyanya. Selain itu, mereka juga menunjukkan kemampuan berkolaborasi dalam tim dan mengelola alur kerja produksi dengan lebih baik. Namun demikian, aspek distribusi konten melalui platform digital dan pemahaman terhadap karakteristik audiens masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil survei, mayoritas peserta mengalami peningkatan rasa percaya diri serta motivasi tinggi untuk terus mengembangkan keterampilan secara mandiri dalam bidang konten digital. Kegiatan ini berhasil membangun kesadaran, keterampilan, dan semangat kolaboratif di kalangan pemuda desa.
Copyrights © 2025