Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki ide-ide geometri yang terkandung dalam kue tradisional Banyuwangi. Metode dengan yang dipilih adalah metode kualitatif etnografi. Etnomatematika adalah pendekatan yang melihat matematika sebagai konstruksi budaya yang berasal dari aktivitas sehari-hari masyarakat, seperti kue khas tradisional. Pendekatan etnografi kualitatif yang digunakan untuk mempelajari makna budaya dan matematis secara menyeluruh. Empat jenis kue khas Banyuwangi: Bagiak, Klemben, Kucur Kemerdekaan, dan Pia Glenmore adalah subjek penelitian ini. Analisis dilakukan dengan mengamati bentuk fisik kue, pola hiasan, serta proses pembuatan yang mengandung unsur matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep geometri seperti volume bangun ruang (tabung dan setengah bola), bangun datar elips, jari-jari, dan diameter lingkaran diwakili di masing-masing kue. Penelitian ini menunjukkan bahwa kue tradisional dapat digunakan sebagai alat untuk belajar geometri yang berakar pada budaya lokal dan kontekstual.
Copyrights © 2025