Penanaman karakter sejak usia dini merupakan pondasi penting dalam membentuk generasi bangsa yang berlandaskan nilai Pancasila. Pendidikan karakter dapat dilakukan melalui manajemen pembelajaran berbasis budaya lokal, salah satunya budaya Sasak Begibung yang mengedepankan nilai kebersamaan dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis manajemen pembelajaran seperti perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi berbasis budaya lokal Sasak begibung dalam membentuk karakter profil pelajar pancasila di TK DWP Dikpora Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Perencanaan pembelajaran di TK DWP Dikpora Ampenan diawali dengan menentukan tujuan pembelajaran dan membuat modul ajar. Pelaksanaan pembelajaran berbasis budaya lokal begibung dilakukan dengan penanaman konsep begibung oleh guru, pada kegiatan inti anak akan berkumpul di aula dan mulai melakukan doa bersama, anak menyusun makanan yang sudah disiapkan oleh orang tua kedalam nampan, makan bersama dan merapikan tempat makan. Evaluasi dilakukan pada rapat guru dan kepala sekolah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa manajemen pembelajaran berbasis budaya lokal sasak efektif untuk meningkatkan karakter profil pelajar pancasila di TK DWP Dikpora Ampenan.
Copyrights © 2025