Rumah tradisional Bajo merupakan warisan budaya yang khas dengan karakteristik adaptif terhadap lingkungan pesisir. Namun, kebutuhan nelayan difabel dalam komunitas Bajo masih belum terakomodasi secara optimal. Studi ini bertujuan untuk merancang model rumah Bajo inklusif yang mengintegrasikan prinsip desain universal dengan kearifan lokal serta teknologi AI, guna meningkatkan kualitas hidup nelayan difabel tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisionalnya. Kajian dilakukan melalui metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan partisipatoris, memanfaatkan analisis berbasis AI untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik dan preferensi desain. Hasil penelitian menunjukkan perlunya transformasi desain rumah Bajo, mencakup perbaikan aksesibilitas, pengoptimalan ruang, dan penyediaan fasilitas ramah difabel yang didukung oleh teknologi AI. Studi ini diharapkan menjadi acuan bagi masyarakat pesisir lainnya dalam menciptakan hunian yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025