Bencana alam, seperti tanah longsor, memiliki dampak psikologis yang signifikan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan masyarakat di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, yang sering terdampak tanah longsor. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional, penelitian ini mengumpulkan data dari 70 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Variabel yang dianalisis mencakup usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, lama berdomisili, pengalaman dengan bencana, dan partisipasi dalam pelatihan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami kecemasan ringan, dan tidak ditemukan hubungan signifikan antara faktor-faktor tersebut dengan tingkat kecemasan. Meskipun demikian, perempuan lebih cenderung mengalami kecemasan dibandingkan laki-laki. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai dampak psikologis tanah longsor di wilayah rawan bencana dan menunjukkan bahwa intervensi untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana perlu diperhatikan untuk mengurangi kecemasan masyarakat. Temuan ini dapat dijadikan dasar bagi kebijakan mitigasi bencana yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek kesehatan mental.
Copyrights © 2025