Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia mengalami transformasi signifikan akibat perkembangan teknologi dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pesantren dalam menghadapi tantangan modernisasi, digitalisasi, serta peran kebijakan pemerintah dalam mendukung pendidikan Islam. Melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber akademik, ditemukan bahwa pesantren mulai mengadopsi teknologi digital dalam sistem pembelajaran, manajemen keuangan berbasis wakaf produktif, serta pengembangan ekonomi berbasis syariah. Selain itu, tantangan dalam integrasi teknologi dan pendidikan Islam, seperti digitalisasi kitab kuning dan pemanfaatan kecerdasan buatan, juga menjadi perhatian utama dalam inovasi pesantren. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa keberlanjutan pesantren di era modern sangat bergantung pada adaptasi terhadap teknologi dan kebijakan yang mendukung perkembangan pendidikan Islam. Oleh karena itu, sinergi antara pesantren, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk menciptakan model pendidikan Islam yang berdaya saing dan relevan dengan tuntutan zaman.
Copyrights © 2025