Kemandirian merupakan tugas perkembangan penting pada masa remaja, namun banyak siswa masih menunjukkan ketergantungan tinggi pada orang tua. Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan kemandirian remaja berdasarkan pola asuh orang tua (otoriter, autoritatif, permisif) pada siswa SMA N 1 Baso. Metode kuantitatif komparatif dengan teknik stratified random sampling digunakan pada 215 siswa. Instrumen meliputi skala kemandirian (? = 0,727) dan skala pola asuh (? = 0,811). Analisis One Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan (F = 20,960, p < 0,001), dengan kemandirian tertinggi pada pola asuh autoritatif (64,6%), diikuti otoriter (53,9%) dan permisif (58,3%). Temuan ini menegaskan pentingnya pola asuh autoritatif untuk mendukung kemandirian remaja, dengan implikasi pada layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Copyrights © 2025