Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta melihat hubungan dukungan sosial dengan subjective well-being pada remaja awal di Panti Asuhan Grace. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60, teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, dan sampel berjumlah 32 responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua skala yaitu skala dukungan sosial dan skala subjective well-being. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil analisis dengan metode analisa korelasi r product moment diperoleh nilai korelasi () = 0,667 dengan p = 0,000 0,05. Hasil tersebut menyatakan bahwa korelasi positif menunjukkan semakin tinggi dukungan sosial maka semakin tinggi pula subjective well-being, begitu juga sebaliknya, sehingga hipotesis dapat diterima. Koefisien determinasi (r²) = 0,658. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sosial memberikan sumbangan sebesar 65,8% terhadap subjective well-being.
Copyrights © 2025