Jagung manis pada tanaman pangan yang menduduki urutan ketiga setelah gandum dan padi. Di Indonesia jagung manis merupakan makanan pokok kedua setelah padi. Permintaan konsumen terhadap jagung manis dari tahun ke tahun terus meningkat. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas jagung manis bisa dengan berbagai cara salah satunya dengan cara meningkatkan kesuburan tanah melalui pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos daun kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman jagung ( Zea Mays Saccharata Sturt L) dan mendapatkan dosis kompos yang optimum untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Pasir Pangaraian. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari satu faktor dengan 5 perlakuan P0: Tanpa pemberian Kompos Daun Kelapa Sawit, P1: Kompos Daun Kelapa Sawit 75 g/polybag (15ton/ha), P2: Kompos Daun Kelapa Sawit 100 g/polybag (20 ton/ha), P3:Kompos Daun Kelapa Sawit 125 g/polybag (25 ton/ha), P4: Kompos Daun Kelapa Sawit 150 g/polybag (30 ton/ha). Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tongkol dan bobot tongkol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kompos daun kelapa sawit tidak berbeda nyata terhadap parameter pengamatan tinggi tanamanan, jumlah daun, panjang tongkol. Namun berbeda nyata pada parameter pengamatan bobot tongkol dengan perlakuan 150 gram/polybag (P4) memberikan hasil terbaik yaitu 267,11 gram
Copyrights © 2025