Dalam proses pembelajaran, guru mengekspresikan diri melalui tindak tutur yang mereka gunakan untuk berkomunikasi dengan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif dan strategi bertutur yang digunakan oleh guru selama kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil menunjukkan lima bentuk tindak tutur direktif, dengan jenis menyuruh paling dominan, serta empat strategi bertutur, di mana strategi terus terang dengan kesantunan positif digunakan paling sering. Temuan ini memperlihatkan bahwa guru cenderung memilih cara bertutur yang jelas namun tetap menjaga hubungan sosial dengan siswa. Strategi samar-samar jarang digunakan karena berpotensi menimbulkan ambiguitas dan salah tafsir. Implikasinya, guru perlu menyadari bahwa pilihan strategi bertutur tidak hanya memengaruhi kejelasan instruksi, tetapi juga membentuk iklim kelas dan partisipasi siswa. Oleh karena itu, pelatihan komunikasi edukatif yang mempertimbangkan kesantunan dan efektivitas penyampaian pesan menjadi penting untuk mendukung kualitas pembelajaran.
Copyrights © 2025