Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran pada jenjang sekolah menengah berdasarkan tinjauan literatur tahun 2020–2025. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan motivasi, partisipasi, kreativitas, serta pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Media sosial juga mendorong pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti literasi digital dan kolaborasi. Namun, pemanfaatannya masih menghadapi tantangan berupa distraksi, ketergantungan, dan risiko penyebaran informasi tidak valid. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital yang memadai, pedoman penggunaan yang jelas, serta kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan produktif. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi penggunaan media sosial secara terarah dan bertanggung jawab guna mendukung inovasi pembelajaran di era digital.
Copyrights © 2025