The role of midwives is very important in reducing maternal and child mortality rates through continuous midwifery care from preconception, pregnancy, childbirth, postpartum, to family planning, in accordance with midwifery standards that can be carried out independently, collaboratively, or through referrals. The descriptive research method and type of descriptive research used are case studies with documentation using the SOAP method. The case study was conducted on Mrs. D aged 33 years in November 2024 to March 2025 with data collection methods using observation, interviews and document studies. Midwifery care began from the third trimester pregnancy visit, the mother complained of frequent urination and difficulty sleeping at night. The efforts made were education about the discomfort she experienced was normal. Delivery was carried out spontaneously without complications at Puri Asih Hospital, Salatiga at 39 weeks of gestation. The baby's birth weight was within normal limits and no congenital abnormalities were found. Postpartum care was carried out 4 times and no gaps were found. Family Planning Services The mother chose to use 3-month injections. Continuity of Care (COC) or continuous midwifery care for Mrs. D can be carried out and is well received by the mother, husband and other family members. The mother and family feel the benefits so that the mother and family's knowledge increases. Abstrak Peran bidan sangat penting dalam menurunkan AKI dan AKB melalui asuhan kebidanan berkesinambungan "continuity of care" dari masa prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas, hingga KB, sesuai dengan standar kebidanan yang dapat dilakukan secara mandiri, kolaboratif, atau melalui rujukan. Metode penelitian deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (Case Study) dengan Pendokumentasian dengan metode SOAP. Studi kasus dilakukan pada Ny. D umur 33 tahun pada bulan November 2024 sampai Maret 2025 dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Asuhan kebidanan dimulai sejak kunjungan kehamilan Trimester III, ibu mengeluhkan sering buang air kecil dan kesulitan tidur pada malam hari. Upaya yang dilakukan adalah edukasi tentang ketidaknyamanan yang dialaminya adalah hal yang normal. Persalinan dilakukan secara spontan tanpa komplikasi di RS Puri Asih Salatiga pada usia kehamilan 39 minggu. Berat lahir bayi berada dalam batas normal dan tidak ditemukan kelainan kongenital. Asuhan masa nifas dilakukan sebanyak 4 kali dan tidak ditemukan adanya kesenjangan. Pelayanan KB Ibu memilih menggunakan KB Suntik 3 bulan. Continuity Of Care (COC) atau asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. D ini dapat dilakukan dan diterima dengan baik oleh ibu, suami dan anggota keluarga lainnya. Ibu dan keluarga merasakan manfaatnya sehingga pengetahuan ibu dan keluarga semakin bertambah.
Copyrights © 2025