Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengamatan yang menunjukkan bahwa siswa menunjukkan pemahaman yang rendah dalam belajar matematika. Selain itu, kurangnya variasi dalam metode pengajaran, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran tidak optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengembangan media pembelajaran RatioLand E-Learning berbasis flipped learning dengan website diharapkan dapat membuat proses pembelajaran lebih menarik dan interaktif, serta memanfaatkan potensi teknologi yang ada. Penelitian ini mengeksplorasi pengembangan media RatioLand E-Learning berbasis flipped learning menggunakan platform website, mengikuti model penelitian R&D dan ADDIE. Data dikumpulkan secara kuantitatif melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan kelas enam dengan total 42 siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa RatioLand E-Learning berbasis pembelajaran terbalik memberikan pengalaman belajar yang baru dan bervariasi kepada siswa. Selain itu, integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika membuat siswa tetap terlibat dalam menyelesaikan level permainan dengan setia. Pendekatan ini menumbuhkan motivasi dan membantu siswa lebih memahami pertanyaan evaluasi yang diberikan oleh pendidik.
Copyrights © 2025