Masalah gizi pada balita masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Salah satu penyebab utamanya adalah praktik pemberian MP-ASI yang tidak sesuai akibat kurangnya pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu mengenai praktik pemberian MP-ASI sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan di Puskesmas Cinunuk pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 72 ibu dengan anak usia 6–24 bulan, dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari 22,2% ibu dengan pengetahuan baik sebelum intervensi menjadi 69,4% sesudah intervensi (p < 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan ibu mengenai praktik pemberian MP-ASI, sehingga diharapkan dapat mendukung upaya penurunan angka malnutrisi pada balita.
Copyrights © 2025