Kebutuhan energi di dunia semakin meningkat, namun emisi gas rumah kaca juga meningkat akibat penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara yang masih mendominasi sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik di dunia. Realisasi komitmen peralihan penggunaan bahan bakar fosil menuju energi baru terbarukan membutuhkan waktu yang lama maka perlu upaya untuk solusi jangka pendek terutama mengurangi emisi gas rumah kaca. Salah satu upaya adalah penggunaan biomassa sebagai bahan bakar pada steam power plant. Pada artikel ini diawali dengan penjelasan metode simulasi pemodelan menggunakan perangkat lunak EbilsonĀ® professional, untuk mendapatkan analisa performa penggunaan biomassa pada steam power plant. Selanjutnya dijelaskan juga metode pengaplikasian biomassa sebagai campuran bahan bakar fosil atau dikenal dengan istilah co-firing pada Pembangkit Listrik, sistem ini banyak dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan solusi jangka pendek untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Terakhir disajikan hasil dari metode simulasi dan penggunaan sistem co-firing dapat mengurangi emisi gas rumah kaca yang signifikan dengan nilai 1.000.000 t/tahun, merujuk dari hasil penelitian yang sudah ada.
Copyrights © 2025