Penelitian ini mengkaji pengaruh Word of Mouth (WOM) dan media sosial Instagram terhadap keputusan pembelian konsumen pada UMKM Bakso Raja dan Es Campur Nita di Medan Amplas. Latar belakang penelitian dilatarbelakangi oleh transformasi perilaku konsumen di era digital, di mana rekomendasi dari mulut ke mulut dan konten media sosial berperan penting dalam proses pengambilan keputusan. Namun, UMKM kuliner lokal seperti Bakso Raja dan Es Campur Nita masih mengalami kendala dalam mengoptimalkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing bisnis. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kuantitatif, serta cara pengumpulan data digunakan melalui penyebaran kuesioner kepada 75 orang yang merupakan pelanggan UMKM tersebut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WOM dan media sosial Instagram memengaruhi keputusan pembelian secara parsial dan simultan. Kedua variabel independen dapat bertanggung jawab atas 84,1% variabilitas keputusan pembelian, menurut nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,841. Temuan kunci penelitian ini menegaskan peran strategis integrasi antara rekomendasi konsumen (WOM) dan pemanfaatan media sosial Instagram dalam meningkatkan minat beli dan loyalitas pelanggan. Implikasi penelitian ini adalah bahwa kombinasi strategi WOM yang efektif dengan konten kreatif di Instagram dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan UMKM kuliner lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Rekomendasi praktis yang diajukan meliputi optimalisasi konten Instagram, peningkatan interaksi dengan pelanggan, serta penguatan strategi untuk mendorong ulasan positif dari konsumen.
Copyrights © 2025