Beberapa apotek menggunakan sistem manual atau semi manual dalam pengolahan data, seperti pencatatan obat masuk dan keluar, stok opname, serta penulisan resep dokter. Kondisi ini sering menimbulkan ketidaksesuaian antara data dengan kondisi sebenarnya, keterlambatan pembuatan laporan, dan kesalahan pembacaan resep (medication error) yang dapat mengganggu efektivitas pengelolaan apotek dan membahayakan keselamatan pasien. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem informasi pengolahan data obat dan penulisan resep berbasis web yang mampu mendata stok obat, mencatat transaksi penjualan dan pembelian, serta menulis resep secara elektronik untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, dan efektivitas kerja. Metode yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Hasil pengujian menggunakan metode black box dan User Acceptance Test menunjukkan seluruh fungsi utama, seperti registrasi, login, manajemen obat, transaksi, rekam medis, penulisan resep, dan cetak, berjalan sesuai harapan dengan tingkat penerimaan pengguna lebih dari 80%. Sistem ini terbukti meminimalkan kesalahan, mempercepat pencatatan, serta membantu pengambilan keputusan yang tepat di apotek.
Copyrights © 2025