Pendahuluan: PHBS mendorong gaya hidup bersih dan sehat dikalangan siswa, staf pengajar dan staf sekolah lainnya untuk menciptakan sekolah yang sehat. Kurangnya perilaku hidup bersih dan sehat menjadi salah satu sumber penyakit diare. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diperoleh anak usia sekolah bukan berasal dari lingkungan pendidikan resmi dan lingkungan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak di SDN 04 Wonodadi. Metode: Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswi kelas 5-6 SDN 04 Wonodadi yang berjumlah 39 responden, dengan sampel 39 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian iniĀ menggunakan uji statistik gamma. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian adanya hubungan pengetahuan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak menunjukkan nilai p-value = 0,000 < 0,05 dan adanya hubungan sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak menunjukkan nilai p-value = 0,000 < 0,05. Simpulan: Diharapkan bagi pihak sekolah untuk bermanfaat dan dapat menjadi pedoman bagi guru serta siswa dengan pelaksaksanaan melalui UKS, upaya meningkatkan pemahaman dan sikap terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), penting untuk dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Termasuk gerakan mencuci tangan.
Copyrights © 2025