Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis di Indonesia yang memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional. Namun, produktivitasnya sering kali mengalami penurunan akibat serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), salah satunya adalah kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Kumbang tanduk merupakan salah satu hama utama pada kelapa sawit yang menyerang titik tumbuh tanaman, terutama pada tanaman muda bahkan hingga tanaman menghasilkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase dan intensitas serangan hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) pada tanaman kelapa sawit menghasilkan di PT. Inti Indosawit Subur. Penelitian menggunakan metode survey lapangan dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Dari penelitian didapatkan persentase serangan hama kumbang tanduk pada tanaman kelapa sawit berkisar antara 33,3% – 66,6% (kategori Berat hingga Sangat Berat) dengan Intensitas serangan 10,8 % - 20,8% (kategori Ringan).
Copyrights © 2025