Tingginya angka pengangguran di wilayah pedesaan serta minimnya keterampilan dan akses masyarakat terhadap peluang usaha mandiri menjadi tantangan serius dalam pembangunan ekonomi lokal. Di Desa Sukaraja, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, mayoritas penduduk masih menggantungkan hidup pada sektor informal dan pertanian tradisional yang kurang menjanjikan kestabilan ekonomi. Dalam konteks ini, kewirausahaan menjadi solusi strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala desa dalam meningkatkan minat kewirausahaan masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa memainkan tiga peran strategis, yaitu sebagai fasilitator yang menyediakan akses pelatihan dan bantuan modal, sebagai motivator yang membangkitkan semangat berwirausaha, dan sebagai katalisator yang mendorong perubahan sosial ekonomi melalui inovasi dan pemberdayaan usaha masyarakat. Selain itu, pemanfaatan aset desa secara produktif mendukung pengembangan pelatihan, produksi, dan promosi usaha lokal. Pengetahuan kewirausahaan terbukti meningkatkan kinerja UMKM, meskipun tantangan seperti keterbatasan modal dan lemahnya perencanaan masih perlu diatasi. Oleh karena itu, strategi kepala desa perlu ditopang dengan dukungan akses pembiayaan dan pelatihan berkelanjutan.
Copyrights © 2025