Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berbicara siswa melalui metode storytelling di kelas V SD N. Metode storytelling digunakan sebagai alat untuk meningkatkan keterampilan berbicara, meliputi aspek kejelasan bicara, intonasi, ekspresi, penggunaan kosa kata, serta gestur dan gerak tubuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan keterampilan berbicara yang signifikan setelah mengikuti kegiatan storytelling. Siswa menjadi lebih percaya diri dalam berbicara, mampu menggunakan kosa kata yang lebih bervariasi, dan lebih terlibat dalam proses belajar mengajar. Beberapa siswa masih memerlukan pembinaan lebih lanjut dalam penggunaan intonasi dan ekspresi. Kesimpulannya, metode storytelling efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang menarik dan interaktif.
Copyrights © 2025