Lingkungan belajar yang kondusif sangat penting untuk mendukung keberhasilan pendidikan di madrasah. Namun, konflik antara siswa, guru, dan pihak manajemen sering muncul dan mengganggu suasana belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran manajemen konflik dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas serta strategi efektif untuk mengatasinya. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa konflik dapat diatasi melalui komunikasi terbuka, mediasi, dan penerapan nilai-nilai keislaman seperti musyawarah dan toleransi. Jika dikelola dengan baik, konflik justru bisa menjadi peluang untuk memperbaiki hubungan dan meningkatkan kerjasama di lingkungan madrasah. Manajemen konflik yang efektif juga berdampak positif pada motivasi belajar siswa, hubungan yang harmonis antara guru dan siswa, serta suasana belajar yang lebih produktif. Oleh karena itu, penting bagi guru dan pihak manajemen madrasah untuk memiliki keterampilan dalam mengelola konflik agar tujuan pendidikan dapat tercapai dengan optimal
Copyrights © 2025